Blitar Kota - Untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19, Pemerintah Kota Blitar akan menyiapkan alternatif baru sebagai tempat perawatan pasien covid-19 di Kota Blitar. Mengingat sampai saat ini, kapasitas ruang isolasi di semua rumah sakit Kota Blitar hampir penuh.
Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo menjelaskan, alternatif ini diantaranya dengan memanfaatkan Puskesmas Kepanjenkidul sebagai rumah sakit darurat, pendirian tenda darurat di halaman RS Rujukan Covid-19 RSUD Mardi Waluyo, hingga memfungsikan GOR Soekarno-Hatta Jl. Kalimantan sebagai ruang perawatan. Menurutnya, ketiga alternatif ini mulai disiapkan karena BOR rumah sakit Kota Blitar sudah hampir 90 persen terisi berdasarkan data Senin (12/07/2021).
Meskipun terbatas, sampai dengan Rabu (14/07/2021) kapasitas tempat tidur di ruang isolasi masih tersedia, baik di RS Rujukan maupun RS Penyangga lainnya. Namun jika mendadak di butuhkan, Puskesmas Kepanjenkidul dan tenda darurat siap digunakan. Sedangkan GOR Soekarno-Hatta masih harus dilakukan pembenahan bangunan agar bisa menyesuaikan kebutuhan pasien.
“Kita memanfaatkan GOR Soekarno-Hatta sebagai tempat perawatan pasien covid-19 karena dekat dengan RSUD Mardi Waluyo. Sehingga dapat memudahkan mobilitas tenaga kesehatan dan beberapa kebutuhan medis lain. Tetapi saat ini belum bisa digunakan, karena juga perlu pembenahan terlebih dahulu,” jelas Hakim saat dikonfirmasi, Rabu (14/07/2021).
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data per 12 juli 2021, untuk BOR tempat tidur ICU rumah sakit di Kota Blitar, telah terisi 15 bed dari 17 bed yang tersedia. Sedangkan untuk BOR tempat tidur isolasi di rumah sakit yang jumlah ketersediaannya 208, saat ini sudah terisi 174 tempat tidur. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023