Blitar Kota - Senin, 14 Juni 2021 Pemerintah Kota Blitar menggelar rapat analisa dan evaluasi Penanganan Covid-19, di ruang Sasana Praja, Senin 14 Juni 2021. Pemerintah mengevaluasi perkembangan kasus Covid-19 mulai bulan Januari-Mei, serta menetapkan berbagai strategi agar tidak terjadi lonjakan kasus.
Santoso, Wali Kota Blitar mengatakan secara umum perkembangan kasus Covid-19 diwilayahnya terbilang landai. Hal itu dilihat dari, ketersediaan kamar isolasi di rumah sakit rujukan, rumah sakit penyangga, dan rumah isolasi Covid-19 yang hingga kini masih longgar. Namun demikian, langkah pencegahan tetap dilakukan, agar lonjakan kasus tidak terjadi. Mulai dari percepatan vaksinasi, pengetatan protocol kesehatan, pemantauan orang dari luar daerah hingga perpanjangan PPKM mikro.
“PPKM Mikro karena kami nilai efektif mencegah penyebaran kasus, maka kami perpanjang lagi sampai akhir bulan. Sekarang 97,37% dari 651 RT sudah zona hijau” kata Santoso.
Sementara itu, Hakim Sisworo-Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan antisipasi lonjakan kasus menjadi fokus pemerintah saat ini. Salah satu strategi yang ditetapkan yaitu mengawasi tempat-tempat yang manjadi jalur masuknya orang luar daerah yaitu PIPP, Terminal dan Stasiun. Nantinya Satgas akan mendirikan posko untuk pendataan penumpang atau pengunjung. Petugas juga akan melakukan test swab antigen secara acak kepada pengunjung.
“Kan tiga tempat ini yang menjadi jalur keluar masuknya orang daerah, itu nanti yang menjadi konsentrasi kami. Yang di Terminl nanti akan kami koordinasikan lagi dengan Dinas Perhubungan” jelas Hakim.
Sementara itu, rapat kali ini diikuti jajaran forkopimda, Kepala OPD, serta direktur rumah sakit daerah dan swasta. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023