Blitar Kota - Uji coba pembelajaran tatap muka di Kota Blitar resmi dimulai Selasa 18 Agustus 2020. Salah satunya diterapkan di SMAN 01 Kota Blitar. Namun dihari pertama uji coba ini, masih banyak siswa yang tidak hadir karena terhalang izin orangtua.
Eko Weni, Waka Bagian Humas SMAN 1 Kota Blitar menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti uji coba belajar tatap muka dibatasi 25% dari total 1.050 siswa. Seharusnya uji coba ini bisa diikuti 250 siswa, namun karena sebagian tidak mendapat izin orang tua, hanya ada 127 siswa yang hadir, atau 16 % dari total siswa. Menurut Weni, izin dari orangtua menjadi syarat utama bagi siswa yang ingin belajar tatap muka. Tidak hanya itu, siswa yang tinggal di kecamatan zona merah penyebaran Covid-19, juga harus mencari surat bebas Covid-19 untuk bisa ikut uji coba belajar tatap muka di sekolah.
“Protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Memasuki gerbang utama, siswa diwajibkan mengikuti test suhu badan, cuci tangan, dan menggunakan masker. Saat belajar di kelas, siswa dilarang pindah-pindah tempat duduk atau meminjam alat tulis ke temannya,” kata Weni.
Sementara, Lusianaidi, siswi kelas XI IPS 1-SMAN 01 Kota Blitar mengaku senang bisa mengikuti belajar muka lagi di sekolah. Apalagi sudah hampir enam bulan, ia mengikuti School From Home (SFH) akibat pandemi Covid-19. Lusiana mengaku sebelumnya tidak diizinkan orangtua untuk mengikuti belajar tatap muka, namun setelah ada penjelasan soal penerapan protokol kesehatan Covid-19 di sekolah, orang tuanya mengizinkan.
“Ya seneng bisa sekolah lagi, tapi harus tetap waspada dan disiplin protocol kesehatan Covid-19” jelas Lusiana.
Seperti diberitakan sebelumnya, selain SMAN 01 Kota Blitar, 2 sekolah lain yang menerapkan uji coba pembelajaran tatap muka ada SMK Islam 01 Kota Blitar dan SMA Luar Biasa Kota Blitar. Pelaksanaannya dimulai 18-31 Agustus 2020. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023