Blitar Kota- Lonjakan kasus konfirmasi Covid-19 yang terjadi di beberapa daerah membuat Pemerintah Kota Blitar mulai menyiapkan beberapa strategi. Diantaranya menambah kapasitas ruang isolasi di RSUD Mardi Waluyo sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19.
Ramiaji-Direktur RSUD Mardi Waluyo dikonfirmasi Jumat 18 Juni 2021 mengatakan tambahan tempat tidur itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus, dari semula 63 bed menjadi 84 bed. Penempatannya sendiri dilakukan di ruang-ruang perawatan ICU, dengan fasilitas pendukung yang sudah terpenuhi. Ramiadji mengatakan sebelumnya, RSUD telah menyiapkan ruang isolasi dengan kapasitas 84 bed. Namun seiring berkurangnya kasus covid19, maka jumlah tempat tidur dikurangi menjadi 64 bed.
“Kita lihat kondisi yang ada memang sebaiknya dilakukan penambahan bed. Jika sewaktu-waktu ada lonjakan, kita tidak khawatir pasien meluber ke lorong-lorong rumah sakit” kata Ramiadji.
Ramiadji menyebut keterpakaian ruang isolasi saat ini mencapai 33% atau 29 bed sudah digunakan pasien Covid-19. Baik yang berasal dari Kota atau Kabupaten Blitar. Selain memaksimalkan sarana prasarana, juga memaksimalkan tenaga medis yang ada untuk
Sementara itu, berdasarkan data perkembangan Covid-19 Kota Blitar tanggal 18 Juni 2021, jumlah komulatif pasien konfirmasi mencapai 2.708 orang. Dengan rincian 2.570 orang sembuh, dan 120 lainnya meninggal dunia. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023