Blitar Kota - Pemerintah Kota Blitar melalui Bakesbangpol dan PBD mulai ambil langkah untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. Selain meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait, dinas setempat juga mulai memetakan kelurahan yang rawan terdampak hidormeteorologi.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Daerah, Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar, Supriadi mengatakan semua wilayah di Kota Blitar sebenarnya memiliki potensi untuk terdampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya. Namun terdapat delapan kelurahan yang rawan terdampak hidrometeorologi, yaitu keluraha yang berada disepanjang bantaran sungai lahar. Di antaranya Kelurahan Ngadirejo, Tanggung, Kepanjenlor, Kauman dan lainnya. Menurut Supriyadi, kerawan disekitar singai lahar terjadi saat hujan lebat, sehingga debit air tinggi dan menambah potensi banjir atau longsor di sekitar lereng sungai.
Supriyadi mengaku, sudah menjalin koordinasi denfmgan stake holder, yang terdiri dari TNI-Polri, Camat, Lurah hingga relawan tanggap bencana untuk menghadapi hedrometeorolgi. Pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap waspada, dan segera melapor ketika disekitar lingkungannya terjadi bencana banjir, tanah longsor, angin kencang dan lainnya
“Kalau disamping kanan-kiri rumahnya ada pohon besar agar bisa dirapikan dahan dan rantingnya. Begitu juga kalau melihat ada dahan lapuk dipinggir jalan bisa melapor ke kelurahan. Kegiatan kerja bakti, bersih-bersih lingkungan juga bagus,” kata Supriadi.
Sementara itu, bencana hedrometeorologi adalah bencana alam yang terjadi akibat dampak dari fenomena meteorologi seperti angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023