Blitar Kota - Meningkatnya kasus konfirmasi positif di Indonesia berdampak pada kebutuhan oksigen bagi pasien covid-19, tak terkecuali di Kota Blitar yang juga mengalami kelangkaan oksigen akibat peningkatan kasus konfirmasi positif covid-19.
Tenaga Admin di salah satu agen oksigen di Jl. Tanjung Kota Blitar, Aris Indah menjelaskan, saat ini pihaknya kewalahan untuk memenuhi permintaan konsumen. Hal ini dikarenakan satu bulan terakhir permintaan oksigen untuk pasien Kota Blitar mengalami kenaikan. Dikarenakan banyaknya permintaan suplai oksigen saat ini, pihaknya mengambil langkah hanya melayani rumah sakit di Blitar saja. Sehingga saat oksigen datang, agen langsung mendistribusikannya ke beberapa rumah sakit, diantaranya RS Syuhada Haji, RS Ananda, dan Rumah Isolasi LEC Kabupaten Blitar.
Selain itu, Aris juga menerima permintaan pelanggan yang mengalami ketergantungan oksigen akibat penyakit berat yang diderita. Sementara itu, untuk saat ini pihaknya terpaksa tidak menerima permintaan oksigen bagi pelanggan baru dikarenakan ketersediaan oksigen yang terbatas. Dalam sehari, Aris mengungkapkan agennya mengantrekan sekitar 50 tabung ukuran 1 kibik dan 6 kibik langsung ke pabriknya. Namun karena ketersediaan yang terbatas, pabrik hanya mampu mengirimkan 20 hingga 30 tabung saja.
“Dari pabrik sudah menjatah setiap agen mendapat sekitar 30 tabung saja dan pengirimannya pun setiap tiga hari sekali. Setelah itu, tabung-tabung yang sudah kami terima akan kami distribusikan ke RS Syuhada Haji, RS Ananda, dan Rumah Isolasi LEC,” terang Aris saat dikonfirmasi Rabu, (21/07/2021).
Aris menambahkan, agennya saat ini memprioritaskan kebutuhan oksigen bagi rumah sakit. Saat disinggung mengenai oksigen bagi kebutuhan lain semisal ikan Koi, Aris menyebut pihaknya belum bisa melayani. (Fix)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023