Blitar Kota - Dinas Perumahan Rakyat menanggapi rencana Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Blitar, untuk merelokasi warga yang tinggal dibantaran sungai kali lahar, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul.
Erna Santi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat mengatakan, sudah menerima laporan terkait rencana relokasi tersebut. Pihaknya menyebut, saat ini terdapat 12 unit kamar di rusunawa yang masih kosong, dan siap dihuni, warga terdampak longsor di Kelurahan Kepanjenlor. Meski total, warga yang akan direkolasi sebanyak 13 KK, namun Erna tidak bisa berbuat banyak karena hanya 12 unit kamar yang bisa dihuni. Ia mengaku akan terus berkomunikasi dengan pihak terkait, agar relokasi bisa dilakukan secara menyeluruh.
Disamping itu, Erna mengatakan, saat ini tengah mengajukan proposal ke Kementrian Perumahan Rakyat, terkait rencana pembangunan 1 twin block rusunawa di Kota Blitar. Hal ini dilakukan karena tingginya minat masyarakat untuk tinggal di rusunawa. Rencana pembangunan 1 twin block rusunawa itu dilakukan di dekat bangunan lama, dengan kapasitas kamar 98 unit.
“Kami sedang usulkan ke pusat untuk pembangunan satu twin block, yang lokasinya nanti bersebelahan dengan bangunan yang saat ini sudah ada,” jelas Erna, saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (31/01/2020)
Sementara itu, Pemerintah Kota Blitar berencana merelokasi 13 KK di bantaran kali lahar Kepanjenlor, karena posisinya yang rawan jika terjadi longsor. Selain itu, juga menindaklanjuti rekomendasi dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Timur yang akan membenahi plengsengan sungai. (Kir)
Berita Populer
by Admin Kota | 18 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 25 Oct 2023
by Admin Kota | 20 Oct 2023
by Admin Kota | 24 Oct 2023
by Admin Kota | 18 Oct 2023